Rate this post

Membeli AC bekas bisa menjadi opsi yang tepat terutama untuk Anda yang ingin mendapatkan pendingin ruangan dengan spesifikasi yang lebih mumpuni dengan harga terjangkau. Terlebih, cukup banyak produk AC bekas yang tersedia di pasaran dengan berbagai merek berbeda. Hanya saja, memang, Anda perlu sabar dan selektif saat hendak beli AC bekas.

Tidak sedikit kalangan yang justru mendapatkan kerugian saat membeli produk AC bekas. Karena tergiur harga yang murah dan merek yang terkenal, ia menjadi tidak awas dan tidak melakukan pengecekan secara mendalam. Akhirnya, AC bekas yang ia beli hanya bisa digunakan dalam waktu sebentar saja dan perlu banyak perawatan. 

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa tips mendasar yang bisa menjadi panduan beli AC bekas yang tepat. Penasaran apa saja tips yang dimaksud? Simak ulasannya!

Tips Cerdas agar Tak Salah Beli AC Bekas

Tips beli ac bekas, Sumber: jpnn.com

Tips beli ac bekas, Sumber: jpnn.com

Sebagaimana disinggung sebelumnya, beli AC bekas memang bisa dijadikan solusi untuk menghemat anggaran. Hanya saja, memang, Anda harus selektif dalam memilih produk AC setengah pakai ini agar tidak rugi kemudian.

Ada beberapa tips mendasar yang perlu Anda perhatikan ketika hendak membeli produk AC bekas, di antaranya:

1. Periksa Kondisi Fisik dengan Teliti

Saat hendak beli AC bekas, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek kondisi fisik AC tersebut dengan teliti dan menyeluruh. Cek dengan seksama apakah ada retakan pada bagian body AC, karat pada bagian logam atau kerusakan pada kisi-kisi kondensor dan evaporator.

Tidak hanya itu, jika memungkinkan, maka akan lebih baik jika Anda membuka penutup AC untuk mengecek bagian dalam AC. Pengecekan ini dimaksudkan untuk memastikan jika tidak ada kebocoran oli atau kerusakan lain yang terjadi.

Serta, cek pula apakah ada bekas kebocoran pada sambungan dan pipa. Penting diingat bahwa kebocoran freon yang terjadi bisa menyebabkan AC tidak dingin dan juga memerlukan perbaikan tambahan lainnya yang bisa jadi cukup merepotkan.

2. Uji Coba AC sebelum Membeli

Selain mengecek kondisi fisik AC secara seksama, ada baiknya jika Anda juga melakukan uji coba sebelum memutuskan untuk beli AC bekas. Poin ini sangat penting dan juga krusial untuk memastikan produk AC bekas yang hendak dibeli bisa berfungsi dengan normal dan tidak ada kendala.

Nah, cobalah minta penjual untuk menyalakan AC yang hendak ia jual. Cek dan dengarkan apakah ada suara berisik serta getaran yang cenderung tidak wajar ketika AC menyala. Jika ya, maka Anda sebaiknya melakukan konfirmasi terlebih dahulu karena hal tersebut adalah tanda AC bermasalah.

Selain itu, pastikan pula jika Anda mencoba semua mode serta pengaturan suhu pada remote AC. Apabila ada fitur yang tidak berfungsi, maka hal tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah pada sensor AC atau sistem elektronik. Juga, biarkan AC menyala beberapa saat untuk memastikan tidak ada perubahan suhu secara mendadak saat AC bekerja.  

3. Tanyakan Riwayat Pemakaian dan Perawatan

Riwayat pemakaian AC, Sumber: marketplaces.co.id

Riwayat pemakaian AC, Sumber: marketplaces.co.id

Tips beli AC bekas selanjutnya yang juga penting untuk diperhatikan adalah menanyakan riwayat pemakaian serta perawatan. Anda bisa bertanya apakah produk AC bekas yang hendak dijual tersebut mendapatkan servis secara rutin atau pernah mengalami kerusakan yang cukup besar sebelumnya.

Poin ini perlu diperhatikan karena riwayat pemakaian yang jelas akan membantu Anda untuk menilai apakah AC tersebut masih layak pakai atau tidak. Tentu, jika memungkinkan, ada baiknya jika Anda meminta bukti servis atau catatan perawatan kepada penjual sebagai jaminan bahwa AC tersebut memang dirawat dengan baik.

Satu lagi, Anda mungkin juga perlu bertanya mengenai alasan penjualan. Penjual yang menjual AC karena upgrade unit bisa jadi menjual AC bekas dengan kondisi yang masih bagus dan lebih terawat sebab AC harus dibersihkan secara berkala.

4. Cek Garansi dan Kelengkapan Aksesoris

Meskipun Anda hendak beli AC bekas, namun tidak ada salahnya jika Anda bertanya perihal garansi. Bisa jadi, produk AC bekas yang dijual masih memiliki sisa garansi dari toko. Dengan masih adanya garansi tersebut, tentu Anda bisa mendapatkan perlindungan lebih apabila terjadi kerusakan pada AC setelah proses pembelian terjadi. 

Selain garansi, Anda juga sebaiknya menanyakan kelengkapan aksesoris AC. Beberapa kelengkapan seperti remote, bracket pemasangan serta buku manual seharusnya ada. Serta, Anda perlu memastikan jika aksesoris yang ada tersebut adalah aksesoris bawaan dari unit AC tersebut.

5. Pertimbangkan Merek dan Tipe AC

Pertimbangkan merek AC, Sumber: serviceacsolodlidir.com

Pertimbangkan merek AC, Sumber: serviceacsolodlidir.com

Satu lagi tips penting untuk panduan beli AC bekas adalah mempertimbangkan merek serta tipe AC yang hendak dipilih. Anda perlu tahu bahwa tidak semua merek serta tipe AC memiliki kualitas yang sama meskipun terlihat serupa.

Beberapa merek AC mungkin cenderung lebih awet dan mudah perawatannya. Sebaliknya, mere lainnya mungkin memerlukan penanganan ekstra serta suku cadang yang cenderung lebih susah untuk ditemukan.

Nah, terkait hal ini, lakukan perbandingan beberapa merek dan tipe AC tersebut. Cek apakah komponen suku cadang AC yang hendak dipilih tersedia di pasaran atau tidak. Tentu, sebaiknya, Anda memilih produk AC dari merek terkenal yang sudah terjamin secara kualitas. 

Beberapa poin di atas adalah ragam tips mendasar yang sebaiknya diperhatikan saat hendak membeli produk AC bekas. Sebagai tambahan, sebelum melakukan transaksi, bandingkan harga AC dengan harga di pasaran. Jangan langsung tergoda dengan harga yang sangat murah karena bisa jadi hal tersebut hanyalah penipuan.

Selain itu, Anda perlu sadar bahwa kondisi AC bekas tentu tidak prima layaknya AC baru. Oleh karenanya, selain berusaha membeli produk AC bekas yang masih bagus, Anda bisa berkonsultasi dengan Grades Service, penyedia layanan service AC Bandung apabila ditemukan masalah setelah pemakaian.